Rabu, 23 Januari 2013

TIPS MENAMBAH KEWIBAWAAN

Denwiek ds denwiek@gmail.com
Assalamu’alaikum wr.wb… semoga seluruh saudaraku di SONGGOBUMI dimanapun anda berada dalam keadaan sehat wal ‘afiat, dimudahkan segalaurusannya, diberikan ridho dan berkah dunia-akhirat, serta selalu dalam lindungan alloh ta’ala … aamiiin.
Pada kesempatan ini ijinkan saya untuk belajar, bertanya, serta meminta pecerahan dari sedulur songgobumi dan/atau men-sharing pengetahuan atau pengalaman yang sangat sedikit ini tentang masalah kewibawaan seseorang. pertanyaan yang mendasar di dalam kehidupan sehari-hari adalah “Siapa sih orang yang tidak ingin berwibawa di depan oranglain?” lantas pertanyaan berikutnya adalah “Apa sih definisi dari kewibawaan?” KEWIBAWAAN berasal dari kata WIBAWA yang dapat diartikan sebagai pembawaan seseorang untuk dapat mempengaruhi dan menguasai orang lain melalui sikap dan tingkah-laku yang mengandung kepemimpinan dan penuh daya-tarik. BERWIBAWA dapat diartikan sebagai seseorang yang memiliki wibawa sehingga disegani dan dipatuhi ucapannya oleh orang lain. KEWIBAWAAN dapat diartikan sebagai orang yang memiliki WIBAWA. Beberapa tip’s berikut mudah2an dapat dijadikan sebagai bahan diskusi berikutnya, antara lain adalah sebagai berikut:
Berpikir Sebelum Bicara . Orang yang banyak bicara tanpa dipikir terlebih dahulu kebanyakan akan menghasilkan debat kusiryang tidak jelas ujung-pangkalnya. Coba ingat kembali tentang arti pepatah “Tong Kosong Nyaring Bunyinya” dan pepatah “Mulutmu Adalah Harimaumu”. Oleh sebab itu perlu kiranya selalu berpikir sebelum bicara agar seseorang selalu berwibawa.
Tekun Beribadah . Orang yang tekun beribadah seperti sholat, dzikir, dan ibadah lainnya,insya alloh akan selalu berwibawa, hal ini karena akan selalu disinari cahaya ilahi. khusus untuk meningkatkan kewibawaan melaui sarana ibadah ini, ijinkan saya untuk men-sharing aurod yang memang peruntukannya untuk hal tersebut, yaitu, CARA PERTAMA. sebelum njenengan menghadap ke atasan atau orang galak atau lainnya dengan tujuan agar orang jadi rikuh atau tunduk atau manut atas bicara anda, maka BACALAH TAWASUL KEPADA KANJENG NABI MUHAMMAD SAW SERTA KYAIMA’MUN KUDUS kemudian ADZAN lah (1/3/7x), tapi adzan nya ndak perlu kenceng2. setelah selesai adzan, hadapilah orang yang dimaksud. Catatan: cara pertama ini tidak perlu diwiridkan secara rutin karena untuksekali pakai. tetapi kalaumau mewiridkan lafadh adzan, maka anda perlu meminta ijazah khusus kepada mujiz. saya juga mau kalo ada yang berkenan memberi ijazahnya. CARA KEDUA jika njenengan mengalamiberbagai jenis kesulitan, termasuk di dalamnya masalah kewibawaan, maka BACALAH TAWASUL KEPADA KANJENG NABI MUHAMMAD SAW SERTA MBAH KYAI KHOLIL BANGKALAN MEDURO, lalu bacalah Sholawat Nabi Muhammad SAW sak kuatnya. Catatan: cara kedua ini sebaiknya dilakukan pada waktu malam hari (di atas jam 12 mlm) dan didahului dengan sholat hajat. lakukan secara terus menerus sampai hajat njenengan diijabah alloh ta’ala.
Memperbanyak Ilmu . “Carilah ilmu sampai negeri cina”, itulah salah satu sabda rasululloh. janganlah kita berbica dengan lawan bicara seperti halnya orang yangsedang mabuk minuman keras. hal ini sangat jelasmenandakan orang yang tidak memiliki pengetahuan/ilmu dan minim wibawa. Untuk mendapatkan ilmu tidak harus selalu melalui pendidikan sekolah/akademik. tetapi bisa juga dengan cara non formal, seperti belajar kepada alam sekitar, internet, maupunbelajar dari pengalaman hidup.
Tidak Sombong Dan Baik Hati . Orang yang sombong biasanya memiliki karakter kurang bisa menerima pendapat orang lain, merasa dirinya paling benar, merasa paling pandai, suka pamerkepandaian, pelit ilmu, merasa sakti atau paling sakti, dll. orang yang demikian ini bisa dianggap tidak memiliki wibawa, kalau ditakuti mungkin saja, mungkin karena harta bendanya banyak dengan cara memelihara body guard. jadilah orang yang tidak sombong dan baik hati agar wibawa yang dimilikinya stabil atau meningkat.
Memiliki Prinsip . Orang yang memilki prinsip hidup biasanya akan memiliki wibawa yang tinggi. orang yang memiliki prinsip hidup, secara umum, kata2nya dapat dipegang atau dijadikan panutan. Ciri-ciri dari orang yang demikian, secara umum bicaranya tidak mencla-mencle.
Demikian artikel singkat ini, semoga dapat dijadikan sebagai perbendaharaan blog SONGGOBUMI, dan dapat dijadikan sebagai bahan diskusi sedulur sekalian. kalau tidak berkenan dengan artikel ini, anggapsaja sebagai sekedar cerita saja, tidak perlu digagas, seperti halnya kita baca koran saja, setelah baca ya buang saja (ngambil istilahnya mbah RISANG MUKTHI).
Wassalam. @denwiek, notobotopapatsiji.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar